Selasa, 03 Januari 2012

Penerapan Ilmu Statistika di Bidang Bisnis, Industri, dan Komputasi

Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
A.      Statistika Dalam Bidang Bisnis
Salah satu contoh dari penerapan ilmu statistika terhadap bidang perekonomian yaitu perhitungan pertumbuhan ekonomi, inflasi, jumlah uang beredar, tingkat kemiskinan, jumlah pengangguran dan lainnya, sedangkan dalam bidang industri dapat dicontohkan pada perhitungan jumlah produksi barang atau jasa yang mencapai keuntungan maksimum, kapan waktu yang tepat untuk mengembangkan produk baru atau menambah produksi.
Dalam bidang bisnis statistika juga diterapkan pada perhitungan indeks tendensi bisnis, perhitungan dividen, peluang mendapatkan keuntungan jika menanamkan investasi di saham dan lainnya.
Salah satu contoh dari penerapan ilmu statistika ekonomi pada bisnis yaitu penggunaan indeks tendensi bisnis (ITB). Indeks Tendensi Bisnis adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang datanya diperoleh dari Survei Tendensi Bisnis (STB) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Bank Indonesia dengan variabel pembentuk indeks tendensi bisnis yaitu pendapatan usaha, penggunaan kapasitas produksi / usaha dan rata-rata jam kerja dengan memasukkan 9 sektor yang ada antara lain:
1.    Pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan
2.    Pertambangan dan penggalian
3.    Industri pengolahan
4.    Listrik, gas dan air bersih
5.    Konstruksi
6.    Perdagangan, hotel dan restoran
7.    Transportasi dan telekomunikasi
8.    Keuangan, persewaan dan jasa
Survei tersebut dilakukan setiap triwulan di beberapa kota besar terpilih di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sampel STB Triwulan IV-2009 sebanyak 2.400 perusahaan besar dan sedang, dengan responden pimpinan perusahaan.
Sebagai contoh bahwa Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada Triwulan I-2010 sebesar 103,41, yang berarti terjadi peningkatan kondisi bisnis pada triwulan tersebut dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 96,91. Namun tingkat optimisme pelaku bisnis lebih rendah dibandingkan Triwulan IV-2009 yang nilai ITB mencapai 108,45.
Peningkatan ITB pada kuartal I-2010 tersebut, disebabkan oleh meningkatnya kondisi bisnis sebagian besar sektor ekonomi diantaranya sektor Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan yang mengalami peningkatan bisnis tertinggi (nilai ITB sebesar 112,07). Peningkatan kondisi bisnis disebabkan oleh adanya peningkatan pendapatan usaha, kapasitas produksi dan rata-rata jam kerja. Sektor Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan mengalami peningkatan pendapatan usaha paling tinggi, sedangkan sektor Konstruksi dan sektor Transportasi & Telekomunikasi mengalami penurunan pendapatan usaha. Sedangkan sektor Konstruksi dan sektor Transportasi serta Telekomunikasi merupakan sektor ekonomi yang mengalami penurunan kondisi bisnis.

B.       Statistika Dalam Bidang Komputasi
Di bidang komputasi ini juga berkenanan dengan dunia teknologi-teknologi. Revolusi komputer telah membawa implikasi perkembangan statistika di masa mendatang, dengan penekanan baru pada statistika eksperimentl dan empirik. Beberapa piranti lunak statstika yang banyak digunakan antara lain:
1.        Piranti lunak berlisensi:
·       Mathematica
·       Matlab
·       Minitab
·       Ms Excel, dan berbagai add-ins
·       Modde Umetrics
·       Statgraphics Cebturion XV
·       Sprogramming language
·       Simca-P Umetrics
·       SPSS
·       Stata
·       Statsoft Statistica
2.        Piranti Lunak Open Source
·      Bahasa pemprograman R
·      Sumberdaya Komputasi Statistika Online (UCLA)
·      Mondrian (Piranti lunak untuk analisis data eksploratori)
·      GNU Octave
·      GNU PSPP
·      OpenOffice.org/Calc
·      Gnumeric
·      ROOT
3.        Piranti Lunak Bebas
·      Winpepi
·      BV 4.1 Peranti lunak untuk analisis dekomposisi dan pengaturan musiman data runtun waktu.
·      Zaitun Time Series Piranti lunak untuk analisis data runtun waktu.
Didalam dunia teknologi tentu statistika telah banyak digunakan dengan seiring berjalannya perkembangan teknologi terutama dibidang komputer.
misalnya saja perhitungan. dahulu kala orang harus menyelesaikan perhitungan yang mungkin paling maximal menggunakan kalkulator sederhana. namun saat ini perhitungan statistika sudah dapat di selesaikan dalam waktu singkat menggunakan software komputer. Hanya memasukkan angka yang kita inginkan untuk dihitung dan rumus yang telah disediakan kita dapat menyelesaikan perhitungan dalam waktu singkat. Software yang sangat familiar untuk melakukan perhitungan tersebut misalnya excel (dalam microsoft).

C.      Statistika Dalam Bidang Industri
Di bidang industri, statistik biasanya dipakai sebagai alat untuk membantu melakukan kontrol agar produk yang dihasilkan mempunyai / memenuhi standar kualitas yang diinginkan dengan tingkat biaya yang minimum. Aplikasi statistik di bidang sosial sudah lebih terkenal dan lebih dahulu dibandingkan aplikasi statistik di bidang industri. Aplikasi yang paling dikenal adalah aplikasi statistik untuk kegiatan survey dan quesioner. Aplikasi inilah yang paling dikenal oleh masyarakat karena banyak pihak yang memanfaatkan kegiatan survey dan quesioner untuk kepentingannya, seperti mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap suatu produk.
Metode-metode statistika untuk keperluan penelitian ilmiah telah banyak dikembangkan dan diterapkan, namun penggunaan metode-metode statistika dalam bidang industri relatif baru dibandingkan dengan penggunaan dalam penelitian ilmiah. Metode-metode statistika yang digunakan dalam bidang industri lebih berfokus pada pengendalian sistem industri guna mempertahankan pengendalian ekonomis dari kualitas produk yang diproduksi secara massal. Dua orang yang dapat disebut sebagai pelopor dalam penggunaan statistika untuk pengendalian sistem industri adalah Walter A. Shewhart dan William Edwards Deming.
Penggunaan metode statistika dalam bidang industri telah meningkat secara cepat, terutama dipicu dengan dikeluarkannya sistem kualitas ISO 9000 pada tahun 1987 sebagai standar kualitas internasional yang telah diadopsi oleh lebih dari 100 negara. Dengan adanya klausul tentang peningkatan terus-menerus (continuous improvement) dalam sistem kualitas ISO 9000, maka semua industri yang bermaksud menetapkan sistem manajemen kualitas internasional serta ingin memperoleh sertifikasi ISO 9000 yang diakui secara internasional harus menetapkan metode peningkatan terus- menerus yang efektif, sehingga harus menggunakan alat-alat peningkatan kualitas (quality imoprovement tools).
Dengan demikian penggunaan metode statistika dalam industri bukan sekedar menerapkan alat-alat statistika (statistical tools), tetapi lebih diutamakan untuk mengendalikan proses industri guna meningkatkan kinerja sistem industri itu (statistical thinking). Dengan demikian pengendalian proses statistikal (statistical process control) lebih menekankan pada  pengendalian proses berdasarkan data penting yang memang perlu dianalisis menggunakan alat-alat statistika, bukan sekedar penerapan alat-alat statistika dalam proses industri.

0 komentar:

Poskan Komentar